Botuh Lintang, 25 Agustus 2025 – Pemerintah Desa Botuh Lintang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Desa Botuh Lintang dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat desa.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Botuh Lintang, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta perwakilan dari kelompok tani, PKK, dan karang taruna.
Acara dibuka oleh Ketua BPD selaku pimpinan musyawarah, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Botuh Lintang yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam penyusunan RKPDes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa RKPDes merupakan pedoman pembangunan desa selama satu tahun anggaran dan harus disusun secara partisipatif, transparan, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selanjutnya, Sekretaris Desa memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan RKPDes Tahun 2025 serta usulan program dari tiap dusun yang telah dihimpun melalui musyawarah dusun (Musdus). Paparan tersebut mencakup bidang pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.
Dalam sesi diskusi, peserta musyawarah aktif menyampaikan berbagai usulan dan prioritas kegiatan untuk tahun 2026, antara lain:
-
Peningkatan infrastruktur jalan desa dan drainase,
-
Penguatan ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan,
-
Pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM,
-
Pemberdayaan pemuda dan perempuan melalui pelatihan keterampilan,
-
Peningkatan kualitas pelayanan publik dan digitalisasi administrasi desa.
Dari hasil musyawarah tersebut, disepakati beberapa prioritas program yang akan dimasukkan dalam draf RKPDes Tahun 2026 untuk kemudian dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).
Musyawarah berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta sepakat untuk terus mendukung pelaksanaan pembangunan desa yang berkelanjutan, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama dan penandatanganan berita acara hasil musyawarah desa oleh Kepala Desa, Ketua BPD, dan perwakilan unsur masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama dalam pembangunan Desa Botuh Lintang.